Keberhasilan dalam proses rekruitmen ditentukan pada saat awal
kehidupan ikan. Secara umum, stadia perkembangan yang utama terdiri dari
tahapan stadia telur, larva, dan juvenile. Telur akan berkembang menjadi larva
dengan kantung telur (yolk-sac larvae)
yang belum berkembang dan kemudian berenang dengan lemah serta menggantungkan
pada persediaan telur sebagai makanan sambil terus mengalami perkembangan .
secara bertahap akan berkembang menjadi larva yang kemudian mengalami
perkembangan yang akan mendekati karakter atau bentuk tubuh dewasa.
Survival (kelulushidupan) adalah jumlah ikan
yang hidup pada akhir periode relatif dengan jumlah yang hidup pada awal
periode. Gulland (1969) menyatakan bahwa recruitment adalah proses ikan muda
masuk dalam area eksploitasi dan pertamakali kontak langsung dengan alat
tangkap. Rekruitment dibagi atas dua yaitu pre-rekruitment dan
post-rekruitment. Pre-rekrikment yaitu fekunditas, larva, dan juvenile sedangkan
post-rekruitment yaitu masuk pada fase eksploitasi.
Hubungan stok dewasa denagn recruitment adalah
sebagai berikut :
1. Tidak ada pemijahan dan tidak ada recruitment
2. Semua populasi adalah kapasitas untuk tumbuh
kecuali yang punah
3. Populasi itu jumlahnya terbatas merupakan
faktor alam kecuali mortalitas
MORTALITAS PREREKRUITMEN
Mortalitas pre-rekruitment dibagi atas 2 yaitu
:
1. Density
independent (Kepadatan independent) adalah suatu proses pengaturan populasi
ikan dalam suatu habitat dimana hal ini tidak dipengaruhi oleh kepadatan Density
Independent Dipengaruhi Oleh Banjir, Kering, Suhu Ekstrim, Pencemaran,Tidak
Dapat Diramal, Tidak Tingkat Kepadatan.
2. Density Dependentdi Pengaruhi
Dengan Cara Mengatur Populasi Dalam Jangka
Panjang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar